Apr 19 2016

Cara Terhindar Hipotermia Ketika Berada Di Gunung

Cara Terhindar Hipotermia Ketika Berada Di Gunung – Hipotermia merupakan salah satu bahaya yang sering menghantui para pendaki gunung dan para pencinta olah raga alam bebas lainnya. Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya hipotermia ketika berada di gunung, diantaranya : tidak membawa perlengkapan yang safety, kekurangan pasokan makanan, kondisi fisik yang kurang fit, dan kondisi cuaca yang ekstrim. Hipotermia sendiri merupakan salah satu kondisi dimana suhu tubuh menurun secara drastis dan membuat penderitanya mengalami kesulitan bernafas hingga mengancam keselamatan jiwa.

Hipotermia ini sebenarnya dapat dihindari dengan mengikuti prosedur keselamatan pendakian yang benar. Banyak kasus hipotermia yang sering terjadi di gunung yang berujung pada kematian, hal ini akibat dari kurang pengetahuan tentang cara mengatasi hipotermia. Bahkan tidak sedikit para pendaki pemula yang menganggap sepele bahaya yang mengancam ini, dengan tidak membawa perlengkapan yang safety seperti, jaket hangat, pakaian ganti, dan sleeping bag.

Cara Terhindar Hipotermia Ketika Berada Di Gunung

Hipotermia dapat terjadi kepada siapa saja yang berada di Gunung, baik saat menjalani perjalanan pendakian maupun ketika sedang istirahat di dalam tenda. Namun yang paling banyak kasus hipotermia ini yaitu ketika sedang istirahat dalam tenda, dimana kondisi tubuh yang sedang tidak melakukan aktivitas apa-apa ditambah lagi dengan pakaian yang dikenakan dalam kondisi yang basah akibat keringat atau air hujan disertai perut yang kosong membuat suhu tubuh akan menurun secara drastis.

Baca juga : Tips Aman Mendaki Gunung Bagi Para Pemula

Banyak orang yang berspekulasi bahwa gejala yang ditimbulkan ketika seseorang mengalami hipotermia yaitu seperti orang yang kesurupan, berbicara yang ngelantur dan tidak jelas. Namun berikut ini ada beberapa gejala hipotermia yang bisa anda jadikan pembekalan ketika berada di Gunung :

  • Perubahan warna kulit yang tampak lebih pucat
  • Detak jantung yang melemah
  • Penurun Tekanan darah
  • Bicara tidak jelas
  • Hilang kesadaran
  • Kesulitan bernafas
  • Kondisi tubuh yang mulai kaki

Itulah beberapa gejala yang dapat dikenali ketika seseorang mengalami hipotermia. Bagaimana cara mengatasinya ketika seseorang mengalami hipotermia ? Berikut caranya :

  • Mengganti pakaian basah dengan pakaian yang hangat dan kering
  • Berikan makanan atau minuman yang hangat dan manis, seperti teh manis hangat atau cokelat untuk mengembalikan suhu tubuh ke normal
  • Berusaha untuk selalu menyadarkan penderita dengan memukul secara perlahan-lahan
  • Membuat area disekitar penderita menjadi hangat seperti menyalakan api unggun
  • Peluk bersama-sama penderita untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil dan apabila kondisi sudah darurat atu parah peluk dengan membuka semua pakaiannya, karena kulit ketemu kulit akan menghasilkan suhu yang panas.

Cara Terhindar Hipotermia Ketiak Mendaki Gunung

Ada beberapa cara agar dapat terhindar dari hipotermia di gunung, berikut ini yang bisa anda persiapkan sebelum mendaki gunung.

  • Melengkapi perlengkapan mendaki gunung, seperti jaket gunung yang tebal, celana yang cepat kering, membawa sarung tangan, kaos kaki yang tebal, membawa bekal yang cukup, dan jangan lupa membawa jas hujan.
  • Gunakan kantong plastik untuk membungkus pakaian atau perlengkapan tidur anda, agar tercegah kebasahan ketika hujan turun
  • Hindari penggunaan celana jeans ketika mendaki gunung, hal ini dikarenak celana jeans lama kering ketika basah dan dapat menambah beban serta memperlambat pergerakan
  • Membawa pakaian ganti dan ketika pakaian yang dikenakan basah segera menggantinya
  • Hindari kondisi berdiam diri sendiri ketika istirahatkan, usahakan tubuh tetap bergerak dengan memasak sesuatu seperti teh hangat, kopi, dll dan berbaur dengan orang lain.
  • Sebelum hendak istirahat atau tidur anda memakai pakaian yang kering dan mengenakan perlengkapan yang dapat membuat suhu tubuh tetap hangat seperti jaket, kaos tangan, kaos kaki dan sleeping bag.

post by : travel.ijomuda.com

 

  • Tips Memilih Tempat Wisata Keluarga Setelah Lebaran

    Tips memilih tempat wisata keluarga setelah lebaran memang harus di pertimbangkan dengan sangat baik. Masa liburan setelah lebaran adalah moment yang sangat...

  • “Gokil” Bro ! Berlayar di Darat Dengan Kecepatan 120km/jam !

    “Gokil” Bro ! berlayar di darat dengan kecepatan 120km/jam !. Apa kamu pernah nyoba berlayar di laut ? Kalo uda pernah, pasti...

  • Rasakan Sensasi Liburan Extreme Dengan Sewa Trail di Bromo

    Rasakan sensasi liburan extreme dengan sewa trail di bromo || Hai travelers Ijomuda. Berbicara tentang Bromo, berarti sedang membicarakan keindahan alam yang...

  • 5 Lokasi Arung Jeram Pemacu Adrenalin Terbaik di Indonesia

    Bagi anda para traveler yang hoby dengan memacu adrenalin, wisata arung jeram di Indonesia bisa menjadi pilihan wisata terbaik untuk menghabiskan waktu...